Jenis Lapisan Material di Pertambangan Emas

jenis-lapisan-material-di-pertambangan-emas-agincourt-resources-jakarta-indonesia

Macam-macam jenis dan lapisan material di lahan pertambangan emas

Emas merupakan salah satu logam mulia yang bersifat tahan terhadap korosi atau karat. Dalam prosesnya, emas dapat ditemukan di antara tumpukan bahan-bahan tambang lainnya seperti dalam pasir, batu, atau bahkan dalam besi sekalipun. Maka, dalam proses penambangannya, emas tergolong sedikit lebih mudah daripada jenis barang tambang lainnya.

Baca Juga: Istilah Pertambangan yang Mesti Anda Ketahui

Namun, sebagai contoh untuk mengetahui jenis dan lapisan material di lahan pertambangan emas, mari simak uraian berikut mengenai penambangan emas pada material sungai.

1. Lapisan pertama adalah pasir

Untuk mencapai lapisan pertama, terdapat dua teknik dalam penambangan emas yaitu dredge atau dompeng dan dulang.

Dulang merupakan proses penambangan yang hanya dilakukan pada permukaan sungai lapisan atas, dengan alat seadanya. Umumnya, pada lapisan ini hanya menghasilkan bagian emas yang relatif lebih kecil daripada teknik dompeng yang mampu mengarah pada lapisan paling bawah sekalipun. Pada proses dulang inilah, lapisan pertama yang berupa pasir akan diambil untuk menyaring emas yang di dalamnya.

Dredge atau dompeng ialah proses penambangan emas pada lapisan dasar sungai hingga mencapai bagian nepal atau badrock. Bahkan, dengan menggunakan dompeng, Anda  dapat melakukan proses penambangan hingga ke bagian sungai yang memiliki arus desar sekalipun.

2. Lapisan kedua adalah batuan gravel

Lapisan ini berupa bebatuan besar yang tersusun acak. Di antara sela-sela bebatuan tersebut, terdapat emas plaser ataupun emas gumpalan (nugget) yang tersebar di seluruh area. Dalam prosesnya, kegiatan ini masih dapat terjangkau menggunakan metode dulang, tanpa harus melakukan dompeng.

3. Lapisan napal palsu atau bedrock

Proses ini merupakan proses terdalam. Dulang sudah tidak dapat menjangkau lapisan napal atau bedrock. Maka dari itu, akan lebih baik apabila proses ini dijalankan dengan menggunakan teknik dredge untuk mengeruk bagian terdalam sekalipun. Bahkan dapat menyentuh di level bawahnya lagi hingga paling dasar.

Ketiga jenis dan lapisan material tersebut nantinya akan berulang kembali hingga bertemu dengan nepal asli atau bedrock asli, yang merupakan dasar dari sungai tersebut.

Lalu bagaimana perbedaan hasil pertambangan antara proses Dulang dan Dredge? Berikut penjelasan untuk hal tersebut.

Perbedaan Hasil Antara Dulang dan Dredge

Selain jangkauan lapisan dan jenis material yang bisa dicapai untuk menambang, kedua teknik tersebut akan mendapatkan hasil yang berbeda.

  • Bila menggunakan teknik dulang, Anda bisa memperoleh rata-rata 3 gram emas per hari.
  • Dan jika menggunakan teknik dredge yang mana mampu mencapai bagian dasar sungai, Anda dapat memperoleh hasil rata-rata 30 gram per hari. Atau bahkan 300 hingga 3000 gram per hari.

Cukup signifikan, bukan perbedaannya? Tentu jika Anda berkerja atau tinggal di daerah dekat pertambangan tentu istilah-istilah tersebut sudah tidak asing lagi.

Baca Juga: Peraturan Pemerintah Untuk Perusahaan Tambang

Nah, itulah tadi penjelasan tentang jenis dan lapisan material di lahan pertambangan emas, untuk menambah wawasan Anda tentang dunia pertambangan. Bagi Anda yang tertarik dengan informasi seputar pertambangan emas, Anda dapat membuka informasi lebih lanjut di sini.