Dampak Pergantian Musim Bagi Pertambangan

dampak-pergantian-musim-dan-bagi-pertambangan-agincourt-resources-jakarta-indonesia

Dampak pergantian musim bagi pertambangan yang wajib diketahui.

Siapa sangka, sebagai salah satu sektor yang paling diunggulkan, ternyata pertambangan dapat terpengaruh oleh pergantian musim. Dampaknya pergantian musim bagi pertambangan cukup memengaruhi terhadap proses maupun hasil.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Teknik Pertambangan

Terlebih, saat ini perubahan iklim ekstrem sering terjadi di beberapa belahan dunia. Hal tersebut terjadi karena pemasan global. Salah satu pertambangan yang terkena dampak adalah batu bara. Meski demikian, tidak hanya dampak negatif saja, perubahan iklim ternyata juga bisa membawa dampak yang positif.

Dampak Negatif Perubahan Musim Pada Pertambangan

Bergantinya musim kemarau ke musim hujan, sedikit membawa dampak negatif bagi sektor pertambangan. Adapun dampak yang dapat dirasakan adalah sebagai berikut:

1. Sulit Melakukan Eksplorasi

Eksplorasi adalah tahap awal proses pertambangan. Eksplorasi dilakukan untuk mencari material berharga pada area tertentu. Seringnya dilakukan pada saat area tersebut masih berupa hutan belantara.

Nah, di sinilah letak permasalahannya. Hujan yang mengguyur akan menyulitkan tim yang bertugas untuk mengeksplor area tersebut.

2. Menghambat Proses Pertambangan

Pengerukan, atau pengambilan material pertambangan akan sedikit sulit dilakukan di musim hujan. Inilah yang menjadi salah satu faktor penghambat produksi, khususnya pada sektor pertambangan batu bara.

3. Menghambat Moda Transportasi

Kebanyakan akses jalan di area pertambangan bukan jalan beraspal. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya hambatan pada moda transportasi pertambangan. Terhambatnya moda transportasi akan berdampak juga pada produksi. Sehingga, produksinya pun menjadi ikut terhambat.

Perjalanan akan terhambat akibat jalanan yang licin, atau kendaraan terjebak lumpur. Sehingga, proses pengangkutan mineral menjadi lambat.

4. Rawan Terhadap Longsoran

Lokasi pertambangan rawan terhadap longsoran. Ketika hujan deras mengguyur, aktivitas pertambangan biasanya akan diberhentikan, demi keselamatan. Pada musim hujan, tanah galian akan mudah sekali mengalami longsor. Sehingga, pemberhentian aktivitas ini tentu akan mengganggu produksi.

Efek Positif Pergantian Musim Bagi Pertambangan

Di balik dampak negatifnya, perubahan cuaca juga dapat berdampak baik. Perubahan cuaca dari hujan menuju kemarau akan berdampak positif. Jika di musim hujan produktivitasnya cenderung menurun, maka dalam musim kemarau justru sebaliknya.

Musim kemarau bisa dikatakan sebagai musim terbaik bagi perusahaan tambang. Pada masa tersebut, produktivitas cenderung meningkat. Proses pertambangan di musim kemarau jauh lebih mudah dibandingkan musim hujan.

Penanggulangan Dampak Negatif

Di musim hujan, aktivitas pertambangan akan semakin  berat. Aktivitasnya pun biasanya dilakukan hampir 24 jam. Demi keselamatan dan kelancaran, diperlukan penanggulangan yang tepat.

Adapun beberapa penanggulangan terhadap dampak negatif perubahan musim pada industri pertambangan di antaranya seperti:

  • Membuat penyangga yang kokoh agar tanah tidak mudah longsor.
  • Memberhentikan aktivitas pertambangan, khususnya pada aktivitas eksplorasi dan eksploitasi.
  • Menggunakan alat monitoring
  • Penanaman pohon di lingkungan pertambangan.
  • Tidak membuang sampah sembarangan.
  • Menggunakan perlengkapan safety ketika bekerja.

Baca Juga: Menangkap Peluang Bisnis di Pertambangan

Nah, itulah penjelasan seputar dampaknya pergantian musim bagi pertambangan. Kesimpulan dari artikel di atas, ternyata, perubahan musim tidak hanya berdampak buruk, juga berdampak positif. Meski demikian, dampak negatifnya masih bisa ditanggulangi dengan beberapa hal yang telah kami jelaskan di atas. Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar pertambangan? Kunjungi kami di sini.