Tantangan Industri Pertambangan di Indonesia

Menghadapi Tantangan Industri Pertambangan

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda ketika mendengar kata ‘pertambangan’? Pertambangan identik sebagai sektor yang mendatangkan banyak keuntungan karena hasil mineral yang melimpah. Faktanya, industri pertambangan juga menghadapi banyak tantangan dalam prosesnya.

Baca Juga: Pentingnya Sosialiasi kepada Masyarakat bagi Industri Pertambangan

Apa saja tantangan industri pertambangan di Indonesia?

1. Harga Pasar Fluktuatif

Harga jual-beli emas terhitung cukup fluktuatif. Ada beberapa faktor yang menyebabkan fluktuasi harga pasar emas antam, beberapa di antara adalah nilai tukar USD, jumlah produksi emas di dunia, jumlah cadangan emas di bank sentral, inflasi, dan meningkatnya permintaan emas.

Tinggi rendahnya nilai tukar USD berpengaruh terhadap harga emas antam, semakin kuat nilai tukarnya, maka semakin rendah harga emas, pun sebaliknya. Permintaan akan emas juga berpengaruh kuat terhadap harga emas. Sesuai hukum ekonomi, semakin tinggi permintaan, maka semakin tinggi pula nilai jualnya.

2. Pendanaan

Meski memiliki peluang tinggi untuk mendatangkan banyak keuntungan, memulai bisnis pertambangan membutuhkan modal yang tidak kecil. Oleh karena itu, pendanaan menjadi salah satu tantangan bagi pelaku usaha pertambangan.

Hari ini, pertambangan makin sulit dilakukan karena pelaku usaha perlu menggali lebih dalam untuk mendapatkan mineral bumi. Semakin dalam galian, maka semakin tinggi risiko dan biaya yang diperlukan untuk meminimalisir risiko akibat aktivitas pertambangan. Selain risiko kerja, biaya untuk merawat kesejahteraan masyarakat dan lingkungan area pertambangan juga perlu diperhitungkan.

3. Banyaknya Aktivitas Penambangan Ilegal

Tambang merupakan kekayaan yang dikuasai oleh negara. Artinya, setiap perusahaan yang berniat melakukan aktivitas penambangan wajib mengantongi izin resmi dari pemerintah untuk mengelola area pertambangan tertentu. Meski telah memiliki regulasi yang cukup jelas, masih banyak aktivitas penambangan ilegal yang terjadi.

Pasalnya, penambangan ilegal yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab cenderung berakhir pada rusaknya lingkungan. Usai memperoleh mineral bumi, penambang ilegal meninggalkan lubang bekas tambangnya mengaga. Selain berbahaya, lubang bekas tambang juga sulit untuk difungsikan kembali oleh masyarakat sekitar.

4. Sustainable Development

Aktivitas pertambangan yang baik adalah yang diiringi upaya merawat kesejahteraan masyarakat dan lingkungan di sekitar area penambangan yang terencana. Isu lingkungan dan sosial menjadi tantangan bagi setiap perusahaan pelaksana aktivitas pertambangan. Setiap perusahaan perlu memahami apa yang dimaksud dengan praktik pertambangan berkelanjutan. Praktik pertambangan berkelanjutan merupakan panduan bagi setiap pelaku aktivitas pertambangan untuk tetap memerhatikan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Terdapat empat poin utama yang tercakup dalam panduan praktik pertambangan berkelanjutan:

  • Pertumbuhan ekonomi. Sebagai salah satu sumber pemasukan negara, perusahaan pengelola tambang diharapkan mampu memberikan kontribusinya dalam menjaga dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia.
  • Membuka lapangan kerja. Untuk melaksanakan aktivitas pertambangan, dibutuhkan tenaga kerja dalam jumlah yang tidak sedikit. Harapannya, dengan dibukanya pengelolaan tambang di suatu wilayah, dapat meningkatkan jumlah ketersediaan lapangan kerja.
  • Mengurangi kemiskinan. Pelaku aktivitas pertambangan bukan hanya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, tetapi juga memerhatikan kesejahteraan para calon dan/atau pekerjanya. Dengan begitu, pelaku aktivitas pertambangan telah turut berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan.
  • Keseimbangan lingkungan. Seperti yang diketahui, aktivitas pertambangan memang memiliki risiko terhadap lingkungan. Oleh karena itu, setiap pelaku aktivitas pertambangan perlu menaruh perhatian khusus terhadap perawatan dan rehabilitasi lingkungan selama dan pascapenambangan.

Baca Juga: Reklamasi Tambang: Mengembalikan Fungsi Lahan Pascapenambangan

PT. Agincourt Resource merupakan perusahaan yang bergerak dalam penambangan mineral emas dan perak. Sebagai bentuk perhatiannya terhadap isu sosial dan lingkungan, PT. Agincourt Resource melakukan praktik pertambangan berkelanjutan. Untuk mengetahui lebih lanjut, klik di sini.