3 Hal yang Mempengaruhi Harga Saham Emas di Indonesia

3 Hal yang Mempengaruhi Harga Saham Emas di Indonesia | Agincourt

Emas adalah logam mulia yang mempunyai nilai jual tinggi.

Saat ini, emas dapat dipakai untuk berinvestasi atau juga sebagai aksesoris. Ada banyak keuntungan berinvestasi melalui emas. Hal ini tidak lain karena sifatnya yang mudah untuk dicairkan, bebas pajak, dapat melindungi nilai kekayaan, dan lain sebagainya. Tidak heran jika saat ini banyak orang yang ingin membeli emas untuk melindungi aset yang dimilikinya. Nah sebelum membelinya, Anda perlu memiliki pengetahuan seputar harga saham emas. 

Baca Juga: Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Harga Jual Emas

Harga saham emas bisa saja naik dan turun. Hal tersebut juga tentu sangat mempengaruhi harga saham emas. Tahukah Anda bahwa naik turunnya harga emas disebabkan oleh banyak hal? Apa saja hal tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.

1. USD (Dollar AS)

USD atau mata uang negara Amerika Serikat merupakan mata uang cadangan yang dominan di seluruh dunia. Hal itu menjadikan mata uang tersebut sebagai mata uang utama yang dipergunakan dalam perdagangan internasional. Jadi jika dolar AS (USD) menguat, nilai jual emas akan melemah, begitu juga sebaliknya. Mata uang yang telah mendapatkan julukan sebagai safe-haven tersebut memang selalu menjadi penghambat pada peningkatan harga saham emas. Hal ini karena pada dasarnya korelasi harga emas dan mata uang USD bersifat negatif.

2. Penawaran dan Permintaan Emas

Faktor ini juga sangat menentukan harga saham emas. Jika permintaan emas lebih banyak daripada penawaran, harga emas tersebut akan meningkat. Begitu juga sebaliknya, Jika penawaran emas lebih tinggi dibandingkan dengan permintaannya, harga emas akan menurun. Menariknya, total ketersediaan emas di seluruh dunia memiliki batasan. Menurut Thomson Reuters GFMS mengatakan bahwa total emas yang ada di dunia ini sebanyak 171.300 ton. Disamping itu, menurut James Turk (pembentuk Gold Money), mengatakan bahwa total emas yang ada di dunia ini hanya berjumlah sebanyak 155.244 ton.

3. Inflasi

Inflasi merupakan suatu peristiwa meningkatnya seluruh harga pada segala jenis barang dan jasa yang terjadi secara terus menerus. Hal ini terjadi karena ketidakseimbangan antara arus uang dan barang yang masuk. Hal tersebut juga tentu sangat berpengaruh pada harga saham emas. Semakin tinggi tingkat inflasi maka semakin tinggi juga harga atau nilai jual emas. Para investor pintar tentu akan membelanjakan uang mereka pada emas untuk dijadikan aset jika sewaktu-waktu terjadi peristiwa inflasi ini.

Oleh karena itu, peminat emas meningkat dengan pesat karena emas memiliki nilai jual yang cenderung stabil jika dibandingkan dengan mata uang pada suatu negara. Tidak jarang orang memilih untuk menyimpan aset mereka dalam bentuk emas daripada uang.

Baca Juga: Lebih Baik Investasi Emas atau Saham?

3 faktor tersebut mempunyai peranan atau pengaruh yang sangat besar terhadap harga saham emas. Meski masih terdapat banyak faktor lain, namun ketiga faktor diatas merupakan yang paling utama. Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.