Aktivitas Tambang Bawah Tanah yang Perlu Anda Ketahui

Aktivitas Tambang Bawah Tanah yang Perlu Anda Ketahui

Indonesia adalah negara yang kaya akan bahan tambang.

Banyak perusahaan tambang dari yang kecil hingga perusahaan besar tersebar di Indonesia. Tapi yang benar-benar menerapkan metode tambang bawah tanah bisa dikatakan amat sedikit. Akhirnya, yang menjadi profesi pekerja tambang juga sedikit, di samping membutuhkan keahlian khusus, aktivitas yang dilakukan mereka juga berbahaya bagi kesehatan dan keselamatannya. Lalu apa saja sih aktivitas tambang bawah tanah yang sering dilakukan oleh pekerja tambang di Indonesia? Simak selengkapnya di bawah ini.

Baca Juga: Mengintip Proses Penambangan Emas

Aktivitas Tambang Bawah Tanah

Aktivitas yang dilakukan para pekerja tambang dimulai dengan menggali terowongan  menuju bawah tanah tempat cadangan bijih mineral. Setelah itu  meledakkan bagian bawah badan bijih mineral hingga blok bijih runtuh. Selanjutnya bebatuan yang runtuh tersebut disalurkan dengan  bertahap melalui jalur terowongan yang telah dibuat sebelumnya. Adanya ruang kosong dalam proses pemindahan memungkinkan gravitasi untuk memaksa badan bijih turun ke bawah. Disinilah tantangan yang harus diatasi para pekerja dalam menjaga kestabilan bebatuan. Saat badan biji diledakan, batuan harus tetap terjaga keseimbangannya agar terowongan tidak sampai  runtuh. Para pekerja tambang bawah tanah pun mesti bisa menghindar dari bahaya siraman lumpur basah yang dapat menimbun mereka.

Kemudian, tegangan di bawah tanah pun harus diatur agar tidak sampai ambruk. Seperti layaknya meja dengan empat kaki, harus terus  seimbang walaupun kaki meja tengah dipotong satu per satu secara perlahan-lahan. Aktivitas ini punya tingkat kesulitan dan risiko yang jauh lebih besar dari menarik bijih dan mengisinya kembali ke tanah dengan material.

Nah begitulah gambaran dari aktivitas para pekerja tambang bawah tanah yang memiliki resiko cukup tinggi karena menyangkut keselamatan mereka.

Beberapa Elemen yang Mungkin di Temui di Bawah Tanah

Seperti yang telah diuraikan diatas, aktivitas yang dilakukan para pekerja tambang dibawah tanah. Inilah hal yang mungkin ditemui dibawah tanah:

Batuan Rapuh

Adanya batuan yang rapuh jadi faktor terbesar bagi para pekerja tambang. Walaupun bebatuan itu disanggah dengan berbagai metode agar kuat, namun tetap saja para pekerja harus waspada akan bahaya runtuhnya batuan itu yang bisa mencelakai mereka.

Gas Metana 

Metana adalah salah satu gas berbahaya yang cukup beresiko bagi mereka. Meskipun gas ini tidak beracun, tidak berbau dan tidak berwarna, namun menghirup gas metan terus menerus, bahkan setiap hari dapat menyebabkan kerusakan paru-paru dan sesak nafas. 

Gas Beracun

Selain gas Metana yang membahayakan tubuh bila dihirup dalam jangka panjang, ada satu lagi gas yang lebih membahayakan yang harus dihadapi para pekerja  ini, yakni gas beracun. Gas beracun tersebut yakni CO, H2S, NOx, dan SO2. Sejauh ini gas-gas tersebut dibuat dengan menetapkan ambang batas tertinggi untuk kadarnya sendiri.  Dan tidak boleh ada satupun gas yang melampaui ambang batas tersebut, karena bila terdapat pada kadar tinggi maka gas tersebut bisa menyebabkan kematian.

Debu

Selanjutnya yang dapat membahayakan para pekerja tambang dalam menjalankan profesinya yakni debu yang juga dapat memicu masalah kesehatan yang cukup serius. Debu yang mengandung partikel silika di lokasi pertambangan bila dihirup dalam jangka lama akan menyebabkan masalah pada paru-paru. Selain partikel silika ada juga debu lainnya yang juga berbahaya yaitu debu dari bijih radioaktif dan debu batubara. Kedua debu ini juga sama-sama dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Baca Juga: Mengenal Tahap Kegiatan Pertambangan Emas

Nah, itulah informasi seputar aktivitas tambang bawah tanah yang perlu Anda ketahui disertai dengan faktor resiko yang membahayakan para pekerja tambang. Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.