Inilah Istilah Dalam Dunia Tambang yang Perlu Kamu Ketahui

Inilah Istilah Dalam Dunia Tambang yang Perlu Kamu Ketahui

Biasanya, di dalam suatu ruang lingkup pekerjaan, terdapat istilah-istilah khusus yang secara spesifik berhubungan dengan pekerjaan tersebut.

Semua ini bertujuanagar mempermudah memahami pekerjaan tersebut, serta membedakannya dengan istilah di dalam pekerjaan lain. Hal ini juga terdapat di dalam dunia pertambangan.

Istilah dalam dunia tambang, tergolong banyak. Maka jika Anda berniat memasuki dunia pertamabangan, Anda perlu memperlajari berbagai istilah yang akan sering digunakan. Karena istilah ini cukup asing bagi Anda yang tidak pernah memasuki dunia tambang.

Baca Juga: Menilik Usaha Tambang Emas di Indonesia

Istilah Dalam Dunia Tambang

Berikut ini beberapa istilah penting yang sering dijumpai pada dunia pertambangan, khususnya tambang bawah tanah.

Stope

Istilah dalam dunia tambang yang pertama yakni, stope. Istilah ini biasa digunakan untuk ruangan dalam area pertambangan yang dipilih dan digunakan untuk proses pengambilan, serta penyimpanan sementara ore. Proses pemilihan stope ini tentunya melalui beberapa pemeriksaan terlebih dahulu, seperti pemeriksaan keadaan jumlah ore serta keamanan area penggalian.

Ore

Ore adalah nama lain dari bijih, yakni batu hasil galian dari pertambangan berbahan mineral yang tinggi nilai ekonomisnya. Biasanya ore dapat berupa logam maupun nonlogam. Untuk meningkatkan kualitas ore, beberapa proses seperti pengolahan serta pemurnian sangat dianjurkan.

AMD

Istilah AMD atau Acid Mine Drainage adalah proses pengaturan air asam yang terdapat di area pertambangan. AMD sangat diperlukan untuk mengetahui letak air asam yang ada di sekitar tambang agar tidak mengganggu proses penggalian, yang mana diketahui bahwa air asam mampu merusak alat-alat pertambangan yang membuat proyek menjadi terhambat.

Chute

Chute merupakan istilah dalam dunia tambang untuk lubang kecil yang menghubungkan level yang tinggi hingga level yang paling rendah. Fungsi dari chute adalah sebagai corong yang digunakan untuk memindahkan ore. Proses ini memanfaatkan gaya gravitasi, sehingga ore dapat jatuh dengan sendirinya, yang memudahkan proses pemindahan ore.

Culvert

Culvert merupakan istilah yang berarti gorong-gorong atau parit yang dibuat di sekitar area tambang untuk aliran air. Tujuannya agar dapat menampung air hujan yang masuk ke tambang, agar dialirkan ke luar. Biasanya culvert terbuat dari beton atau plat baja agar tahan lama.

Cut and Fill

Cut and fill merupakan dua istilah yang saling berhubungan, yakni untuk kegiatan memotong serta menimbun hasil galian.

Level

Level adalah istilah untuk lubang galian yang bentuknya horizontal. Biasanya, level selalu dihubungkan dengan shaft karena sama-sama merupakan lubang galian. Level digunakan untuk akses para pekerja agar bisa masuk area pertambangan, ataupun mengangkut alat-alat pertambangan dan hasil tambang.

Shaft

Shaft merupakan istilah pada lubang galian yang berbentuk vertikal. Biasanya shaft sangat panjang dan digunakan untuk membuka jalan di dalam area pertambangan.

Cycle Time

Istilah ini menjelaskan untuk rentang waktu yang digunakan dalam suatu pekerjaan di area tambang dengan menggunakan satu alat.

Delay

Merupakan istilah untuk menjabarkan waktu yang terbuang, namun dapat dikendalikan secara sengaja oleh manusia. Contohnya seperti waktu istirahat dan lain sebagainya.

Dilution

Dilution adalah istilah untuk hasil tambang yang tercampur dengan material lainnya yang berada di luar area tambang.

Disposal

Istilah disposal artinya suatu area yang digunakan untuk pembuangan material yang tidak berguna akibat dilution.

Fleet

Fleet merupakan istilah yang digunakan untuk menjabarkan sekumpulan alat-alat berat. Alat-alat memiliki fungsi untuk pembuatan area tambang ataupun pengangkutan hasil tambang, seperti bulldozer, excavator, truck dan alat-alat pendukung lainnya.

End Wall

Istilah ini memiliki arti akhir dari area pertambangan. Biasanya berbentuk dinding tinggi dan terdapat paling ujung area tambang.

Idle

Kata ini merupakan nama lain untuk waktu yang terbuang dalam prises penambangan, akibat hal-hal yang tidak dapat dikendalikan manusia. Biasanya terjadi karena faktor alam dan lingkungan, seperti hujan, kabut, dan lainnya.

Baca Juga: Ketahuilah Ketentuan Rencana Penutupan Tambang 

Itulah beberapa istilah dalam dunia tambang. Jadi jika Anda ingin memasuki dunia pertambangam, hal terpenting adalah tetap fokus pada apa yang sedang dikerjakan dengan tetap memperhatikan istilah-istilah di atas.

Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.