Investasi Logam Mulia : Merencanakan Keuangan Berbasis Emas untuk Masa Depan 

investasi-logam-mulia-:-merencanakan-keuangan-berbasis-emas-untuk-masa-depan 

Setiap manusia tentunya harus memperhatikan keuangan masa depan mereka, salah satunya dengan investasi logam mulia.

Berinvestasi pada logam mulia seperti emas sangat dianjurkan karena cenderung aman, minim resiko, serta mampu menunjang finansial. Namun, tidak sedikit yang masih belum menyadari pentingnya merencanakan keuangan masa depan. Padahal dengan merencanakan, seseorang mampu menghadapi berbagai situasi tidak terduga, seperti pandemi misalnya. Memiliki sumber keuangan secara stabil untuk masa depan juga memudahkan memenuhi berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan hingga kesehatan. Selain itu, investasi logam mulia juga dapat menjadi kontrol terhadap potensi konsumsi secara berlebihan setiap harinya.

Baca Juga: 3 Manfaat Berinvestasi di Tambang Mas Martabe

Keunggulan Investasi Logam Mulia untuk Finansial

Emas masih cenderung disarankan sebagai safe investment, mengingat sifatnya cenderung stabil dan nilai yang relatif meningkat. Namun, masih banyak yang melewatkan kesempatan ini, salah satunya kurang memahami manfaat jangka panjangnya. Oleh karena itu, berikut merupakan keunggulan investasi logam mulia untuk finansial Anda.

1. Tidak Memerlukan Modal Besar

Berinvestasi kini tidak harus dimulai dengan modal besar, bahkan dengan pendapatan minim sekalipun bisa melakukan invest logam mulia. Terlebih saat ini, banyak sekali pilihan jenis investasi dengan sistem yang memungkinkan Anda tidak harus membeli logamnya secara langsung. Contohnya seperti tabungan emas, tidak memerlukan dana besar untuk memulainya. Meskipun memang membeli emas secara langsung lebih menguntungkan. Namun, Anda harus benar – benar menjaga tempat penyimpanannya agar aman dari potensi pencurian.

2. Mudah Diuangkan Pada Situasi Darurat

Keunggulan berinvestasi emas dibandingkan jenis investasi lainnya adalah kemudahan dalam menjualnya kembali. Apabila berinvestasi pada instrumen lainnya cenderung ada aturan seperti jatuh tempo. Namun, hal ini tidak berlaku pada emas, sehingga ketika memerlukan tambahan dana, bisa menjual sebagian untuk menutupi kekurangan dana tersebut. Contohnya, ketika memerlukan tambahan dana untuk biaya pendidikan anak atau kesehatan orang tua.

3. Harga Cenderung Stabil

Emas diminati karena harganya cenderung stabil di setiap tahunnya. Kendati demikian, nilainya tiap hari cenderung fluktuatif dan secara tren nilainya senantiasa berkembang. Hal ini membuatnya cocok dijadikan sebagai instrumen investasi jangka panjang.

4. Tidak Terpotong Pajak

Investasi dengan saham memiliki keuntungan yang harus dipotong oleh pajak. Pada emas, tidak ada potongan pajak, sehingga keuntungannya bisa lebih maksimal, terlebih apabila waktu investasinya sudah cukup lama. 

Tips Investasi Logam Mulia Bagi Investor Pemula

Menyisihkan sebagian penghasilan untuk investasi adalah salah satu langkah baik dalam mencapai tujuan finansial. Namun, kerap kali investor pemula cukup tergesa – gesa dalam berinvestasi, akibatnya finansialnya menjadi terganggu. Oleh karena itu, diperlukan pengalaman dan pengetahuan. Berikut tips investasi logam mulia yang dapat dilakukan oleh investor pemula.

1. Menguatkan Tujuan Investasinya

Salah satu kesalahan berinvestasi adalah tidak menetapkan tujuan. Tujuannya bisa sangat sederhana dan spesifik, misalnya ingin memiliki motor seharga 100 juta rupiah dalam 5 tahun. Tujuan tersebut akan menjadi motivasi serta kontrol perilaku keuangannya. Melalui tujuan tersebut juga bisa menghitung berapa kebutuhan investasi tiap bulannya. Ini akan berdampak langsung terhadap pengalokasian dana yang lebih terarah, teratur, serta stabil. Potensi pencapaian tujuannya juga lebih besar dibandingkan tanpa perencanaan.

2. Mengelola Alokasi Investasi

Terkadang, terlalu semangat dalam berinvestasi membuat kita lupa untuk memperhitungkan alokasi yang tepat. Seperti menghitung kebutuhan rutin, kebutuhan mendesak atau tidak terduga, serta kebutuhan jangka pendek. Hal ini karena emas tidak cocok untuk jangka pendek.

3. Jeli Melihat Momentum

Salah satu kelemahan investor pemula adalah kurang jeli dalam melihat berbagai peluang. Contohnya memeriksa kondisi atau harga emas setiap harinya. Hal ini bisa mengurangi potensi keuntungan yang akan didapatkannya karena membeli atau menjual di saat yang tidak tepat.

Baca Juga: Kode Saham Emas, Sebaiknya Ketahui dan Pahami Sebelum Membelinya 

Memiliki kemapanan finansial di masa depan adalah dambaan bagi setiap orang, karena dengan kemapanan tersebut berbagai kebutuhan mudah untuk dipenuhi. Salah satu caranya adalah dengan investasi logam mulia, karena cenderung aman dan minim resiko. Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.

judi online baccarat togel idn play tangkas88 infini88 slot bonanza88 slot online agen sbobet pragmatic slot pulsa sbobet slot deposit dana situs judi online selot autowin88 slot vegasslot pokerseri joker123