6 Koin Emas Kuno Indonesia yang Pernah Menjadi Alat Pembayaran

6 Koin emas kuno ini diterbitkan oleh Indonesia sendiri loh!

Siapa sangka bahwa Indonesia juga pernah menerbitkan sendiri koin emas kuno Indonesia serta menggunakannya sebagai alat pembayaran. Kini uang koin sudah mulai jarang digunakan, selain karena nilainya kecil, pembayaran digital sudah berkembang dan jauh lebih praktis. Tetapi jika melihat ke perkembangan emas sendiri, fenomena ini tidaklah asing, mengingat emas dan perak dahulu menjadi alat tukar sah dan nilainya tidak berubah. Namun karena pembuatannya sangat mahal sekali, juga penggunaannya yang kurang efisien sebagai alat pembayaran modern, penggunaan koin emas mulai berkurang.

Baca Juga: Begini Alasan Reboisasi Hutan Perlu Dilakukan Ketika Umur Tambang Habis

6 Jenis Koin Emas Kuno Indonesia Incaran Kolektor dan Pernah Jadi Alat Pembayaran Sah

1.       Logam Children of The World Tahun 2000

Pada Januari tahun 2000 Bank Indonesia merilis serial koin emas sebagai salah satu langkah pengembangan Children Of The World. Ciri khas dari koinnya adalah memiliki gambar berupa anak bermain kuda lumping pada satu sisi dan burung garuda pada sisi lainnya.  Satu koinnya merupakan pecahan Rp150.000,00, berasal dari emas murni dengan berat sekitar 6,22 gram. Koin ini sudah berhenti dicetak, menjadi seri terakhir dari produksi uang logam emas dari bank Indonesia.

2.       Uang Koin Khusus Seri Demokrasi Diedarkan Tahun 1995

Salah satu logam yang masih berlaku hingga saat ini adalah Seri Demokrasi pada tahun 1995. Diedarkan ketika masa pemerintahan Presider Soeharto serta tidak ditarik hingga sekarang. Artinya sampai sekarang masih jadi alat pembayaran sah. Seri ini memiliki dua jenis, pertama pecahan 300.000 rupiah dan kedua pecahan 850.000 rupiah. Beratnya masing-masing antara 30 gram dan 50 gram, merupakan emas murni. Ditandai dengan gambar dari Presiden Soeharto.

3.       Edisi Khusus Save The Children Fund Tahun 1990

Koin emas kuno Indonesia berikutnya adalah serial Save the Children Fund, diedarkan pada tahun 1990. Ciri khas dari koinnya adalah memiliki tulisan Save The Children, terukir pada salah satu permukaan koinnya. Selain itu juga terlihat gambar khas penari Bali, menunjukkan keragaman budaya di Indonesia. Untuk pecahannya sendiri hanya ada pecahan 200.000 rupiah saja, serta sudah ditarik peredarannya pada tahun 1990, artinya sudah tidak sah jadi alat pembayaran.

4.       Uang Koin Emisi Khusus Tahun 1987

Bila melihat logam dengan gambar badak dan bertuliskan edar tahun 1987, Anda sangat beruntung, karena itu adalah salah satu logam emas Indonesia. Satu koin memiliki bahan emas murni dengan berat sekitar 10 gram, serta memiliki nilai 200.000 rupiah.

5.       Uang Koin Emisi Khusus Tahun 1974

Sedikit lebih tua, uang satu ini rilis pada tahun 1974, memiliki karakteristik gambar komodo dragon pada salah satu sisinya dan garuda pada sisi lainnya. memiliki nilai pecahan sebesar 100.000 rupiah, dengan berat sekitar 30 gram, cukup fantastis.

6.       Uang Koin Emisi Khusus Tahun 1970

Uang satu ini merupakan cetakan pertama kali dari Bank Indonesia, memiliki 5 seri, yaitu bernilai 2000, 5000, 10.000, 20.000, dan 25.000. meskipun cetakan pertama tetapi belum pernah ditarik peredaran, jadi masih bisa digunakan sebagai alat tukar.

Baca Juga: Upaya Menjaga Lingkungan Pertambangan dengan Tanaman Fitoremediasi 

Meskipun kini uang logam mulai banyak ditinggalkan, tetapi keberadaannya memberikan pengaruh dan bukti perkembangan ekonomi bangsa. Terlebih hadirnya koin emas kuno Indonesia menunjukkan bahwa bangsa ini kaya akan sejarah. Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.