Pentingnya Kontrak Karya untuk Pertambangan

pentingnya-kontrak-karya-untuk-pertambangan-agincourt-resources-jakarta-indonesia

Alasan Kenapa Kontrak Karya untuk Pertambangan Itu Penting.

Dalam dunia pertambangan kita akan sering mendengar kata kontrak karya. Kontrak karya merupakan suatu perjanjian usaha pertambangan yang terjadi antara pemerintah Indonesia dengan perusahaan swasta asing, patungan perusahaan milik asing dengan pemerintahan Indonesia serta perusahaan swasta nasional untuk melaksanakan usaha pertambangan di luar minyak gas dan bumi.

Baca Juga: Ini Dia Pentingnya Reklamasi Lokasi Pertambangan

Asas hukum kontrak karya itu sendiri diatur dalam Undang-Undang No 11 Tahun 1967 tentang pertambangan. Substansi dari kontrak karya meliputi

  • Tanggal dan tempat persetujuan,
  • Subjek hukum,
  • Definisi,
  • Penunjukan dan tanggungjawab perusahaan,
  • Modus operandi,
  • Wilayah kontrak,
  • Periode penyelidikan,
  • Hak-hak khusus,
  • Periode operasi,
  • Laporan dan deposito jaminan,
  • Kelalaian,
  • Penyelesaian sengketa,
  • Promosi kepentingan nasional,
  • Kerja sama para pihak,
  • Pengalihan hak
  • Pembiayaan
  • Jangka waktu
  • Pilihan hukum,
  • Force majure
  • Pengelolaan dan perlindungan lingkungan,
  • Pengembangan kegiatan usaha setempat,
  • Ketentuan-ketentuan kemudahan
  • Pengakhiran kontrak,
  • Pemasaran,
  • Fasilitas, dan lain sebagainya.

Pentingnya Kontrak Karya Pertambangan

Adanya kontrak karya dalam pertambangan menjadi hal yang sangat penting terutama di bidang pertambangan. Beberapa alasannya adalah sebagai berikut:

1. Kontrak Karya Merupakan Dokumen Perjanjian yang Sah

Dokumen perjanjian yang sah dan dengan legalitas hukum yang juga sah akan menjadi dokumen yang sangat penting apabila terjadi konflik maupun hal-hal berisiko lainnya yang berkaitan dengan kontrak dan pemegang kewenangan pertambangan.

Jika kontrak karya tidak ada, maka dapat dipastikan kegiatan penambangan bersifat rancu, tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan siapa saja yang bertanggungjawab di dalamnya. Sekaligus tidak ada bukti informasi mengenai kegiatan pertambangan tersebut.

2. Adanya Kesepakatan yang Tertulis

Kesepakatan mengenai hal besar semacam pertambangan memang memerlukan kesepakatan tertulis yang ditandatangani oleh berbagai pihak terkait. Kesepakatan tertulis ini kemudian menjadi dokumen yang sah atas aktivitas pertambangan yang dilakukan, sekaligus berbagai kontrak dan informasi lainnya.

3. Kejelasan Penanggungjawab dan Batas Waktu Kontrak

Adanya kontrak karya memuat informasi tentang penanggungjawab dan batas waktu kontrak penambangan yang dilakukan. Setiap batas waktu kontrak habis, maka akan ada kebijakan yang bisa diambil, menghentikan kontrak atau melanjutkannya.

Tentu saja hal ini berhubungan dengan kelangsungan sumber daya alam milik negara, serta mempengaruhi peningkatan ekonomi, ekspor, impor dan lain sebagainya. Kepemilikan dari kegiatan penambangan ini juga terdapat dalam kontrak karya, suatu saat penanggungjawab dari penambangan bisa menjadi milik orang lain sesuai dengan kontrak karya yang berlaku.

4. Kejelasan wilayah operasi

Kejelasan wilayah operasi juga termuat dalam kontrak karya. Penambangan yang tidak pada tempatnya atau tidak sesuai dengan kontrak karya akan dinilai sebagai penambangan ilegal meskipun berada dekat dengan wilayah pertambangan.

Beberapa kejadian juga pernah terjadi sehingga penanggungjawab tambang harus menanggung beban denda dan perbaikan lahan dengan nilai yang tidak sedikit.

Baca Juga: Fungsi Instalasi Pengolahan Air Limbah

Nah, itu tadi beberapa informasi mengenai alasan dari pentingnya kontrak karya untuk pertambangan yang perlu Anda ketahui. Ingin mengetahui lebih banyak informasi seputar pertambangan? Kunjungi website Agincourt Resource di sini.