Potensi Emas di Tengah Pandemi Covid-19

Potensi Emas di Tengah Pandemi Covid-19

Mungkin sebagian Anda bertanya-tanya, apakah potensi emas di tengah pandemi masih menjanjikan?

Pandemi sangat berimbas pada semua sektor, namun apakah hal ini berpengaruh pada potensi emas? Jika melihat perkembangan dunia pertambangan terutama emas. Sampai saat, pertambangan emas telah menguntungkan negara dari sisi pemasukan serta manfaat-manfaat bagi kehidupan rakyak Indonesia. Proses pengembangan dunia pertambangan khususnya pertambangan emas harus selalu berlangsung, karena Indonesia masih memiliki potensi emas yang luar biasa.

Emas secara tradisional dipandang sebagai investasi yang aman. Diperkirakan harga emas akan bertahan di atas 1.500 dolar per ounce tahun ini dan membuat kenaikan moderat pada tahun 2021, karena suka bunga rendah dan ketidakpastian geopolitik meningkatkan daya tariknya.

Di masa pandemi seperi sekarang ini, banyak orang telah memusatkan perhatiannya pada investasi emas ketimbang investasi saham. Jelas saja, investasi saham pada masa pandemi sekarang ini jelas kurang tepat karena merosotnya ekonomi negara. Meskipun harga emas sejak awal 2020 menunjukkan kenaikan yang signifikan, namun potensi emas belum tentu menjamin memberi keuntungan besar karena harganya yang masih fluktuatif.

Baca Juga: Perusahaan Tambang Perlu Taat Pada Prosedur Ini

Tetapi menurut Perencanaan Keuangan One Shield Consulting Budi Rahardjo kepada tim Kompas.com, “Aset safe heaven terdorong harganya naik ketika risiko ekonomi global itu mengalami tekanan, biasanya berbanding terbalik dengan saham. Saat ini investasi emas cocok untuk melindungi kekayaan.” Sebagai bentuk perlindungan di masa pandemi agar ekonomi pribadi tidak merosot, investasi terhadap emas merupakan hal yang wajar untuk dilakukan.

Potensi emas di masa pandemi khususnya dari segi investasi menjadi hal yang menarik untuk dikaji. Sepanjang kuartal I-2020, harga emas dunia mampu menguat 3,56%, menjadi aset yang paling diburu pelaku pasar setelah obligasi (US Treasury) AS. Tetapi keadaan yang terlalu fluktuatif ini menyebabkan pergerakan emas justru sama dengan pergerakan bursa saham. Berikut beberapa potensi emas di Indonesia pada investasi di masa pandemi:

Emas menjadi instrumen investasi

Pada awal tahun 2020 dimana dunia mulai diserang oleh Virus Corona, emas malah bersinar dan mendapat keuntungan. Bahkan, prediksinya akan terus dilirik jika ketidakpastian ekonomi akibat wabah masih berlanjut. Investasi terhadap emas terbilang aman di masa pandemi karena minim risiko. Hal tersebut dilihat dari harga emas yang relatif stabil, sehingga Anda akan mendapatkan keuntungan lebih tinggi ketika menjualnya. Tetapi jangan lupa untuk mempertimbangkan harga jual dan buyback atau nilai yang berlaku ketika Anda menjual kembali emas kepada gerai dan perhatikan juga jangka investasinya apabila Anda ingin tetap hidup dengan keuntungan di masa pandemi melalui investasi emas.

Potensi Jual Beli Emas Online di Treasury

Di tengah pandemi Virus Corona ini, transaksi jual beli emas secara online malahan meroket. Bahkan hingga Maret 2020 kemarin permintaan beli emas meningkat hingga tiga digit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bahkan, angkat tersebut juga lebih tinggi dari transaksi jual emas. Masyarakat saat ini percaya bahwa menyimpan emas bisa menjadi salah satu pilihan investasi atau simpanan yang baik, dengan tren harga yang masih akan terus meningkat di jangka panjang.

Baca Juga: Inilah Ketentuan Lokasi Pertambangan yang Baik

Di masa sulit seperti sekarang, Anda perlu berpikir cermat tentang pertumbuhan ekonomi. Serta tidak salah apabila Anda mencoba menggali potensi emas sebagai nilai investasi untuk menyelamatkan perekonomian Anda di tengah masa pandemi.

Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.