Sejarah Emas, Logam Mulia yang Identik sebagai Simbol Kemewahan

sejarah-emas-logam-mulia-yang-identik-sebagai-simbol-kemewahan-agincourt

Jika melihat dari catatan sejarah emas, memang tidak diketahui secara pasti kapan dan di mana pertama kali jenis logam mulia ini ditemukan.

Namun bisa dipastikan hingga sekarang emas masih menjadi salah satu simbol kemewahan di seluruh dunia. Tidak hanya berharga sebagai perhiasan saja, tapi juga dalam bentuk instrumen mata uang. Selain itu harga belinya cenderung naik dari tahun ke tahun, sehingga tidak heran jika sering dijadikan sebagai objek investasi. Menurut informasi, emas sudah ada sejak 40.000 SM yang ditemukan dalam bentuk pecahan di gua-gua di Spanyol. Namun proses peleburannya pertama kali baru dilakukan sekitar tahun 3600 SM. Ingin mengetahui lebih jauh tentang sejarah emas di dunia? Berikut penjelasan mengenai fakta-fakta yang menarik seputar asal usul logam mulia yang mungkin belum Anda ketahui.

Baca Juga: 8 Perusahaan Tambang Emas di Indonesia yang Berpengaruh

Sejarah Emas di Dunia Sebelum Masehi

Pada sejarah emas di Mesir, tercatat dalam sejarah sebagai negara yang pertama kali mengolah logam mulia emas. Pada saat itu para tahanan perang dan budak dipekerjakan di pertambangan untuk menjadikan logam sebagai komoditas saja karena memang emas belum memiliki nilai tukar resmi. Kemudian memasuki era tahun 2600 SM, emas pertama kali dikenal sebagai perhiasan berharga. Penduduk Mesopotamia kuno (sekarang Republik Irak) menempa logam hasil pertambangan menjadi perhiasan-perhiasan.

Informasi lainnya menemukan bahwa peti mati Firaun dibalut dengan emas (1223 SM). Konstruksi yang menggunakan logam mulai ini juga ditemukan pada kuil kaum Yahudi di tahun 950 SM, saat ini dikenal sebagai Tembok Ratapan. Koin emas baru disinyalir baru ada pada tahun 700 sebelum masehi yang pada saat itu digunakan sebagai mata uang menggantikan sistem barter. Raja Croesus dari Lidia kemudian menggunakan teknik pemurnian untuk menjadikannya sebagai mata uang yang diakui secara internasional.

Perkembangan Emas Setelah Tahun Masehi

Lalu memasuki sejarah emas era tahun setelah masehi, Inggris menjadi tercatat sebagai negara yang pertama kali menggunakan Gold Standard. Tepatnya pada tahun 1854, Gold Standard merupakan sistem di mana negara menggunakan emas sebagai mata uang yang memiliki nilai. Pada sejarah emas saat itu nilai tukar Gold Standard berdasarkan per ons yang disesuaikan dengan mata uang utama dunia. Disaat yang bersamaan, negara-negara lain juga menggunakan perak sebagai mata uang mereka. Eksistensi emas sebagai mata uang terus berkembang hingga pecahnya Perang Dunia Pertama yang mulai diterbitkan uang kertas dari bank. Sejak saat itu juga, koin emas diedarkan bersama dengan uang kertas dan koin logam dengan komposisi berbeda-beda setiap negara. Kemudian ketika memasuki era perang dunia kedua, Gold Standard mulai digantikan dengan mata uang internasional. Sebelum tahun 1960-an, perekonomian dunia masih cukup stabil sampai setelah tahun tersebut ketegangan kembali muncul.

Adanya inflasi global membuat nilai tukarnya sangat turun drastis. Amerika Serikat bahkan mengalami defisit neraca perdagangan hingga mengakibatkan stok emas di negara tersebut terkuras habis. Akibatnya di tahun 1961 sebanyak 8 negara mulai mengumpulkan cadangan emas mereka. Hal itu dilakukan agar dapat mempertahankan nilainya di patokan 35 dolar per ons sehingga dapat mencegah kenaikan harga.

Baca Juga: Menakjubkan! Berikut 6 Masjid Berlapis Emas Terindah di Dunia

Terlepas dari naik turunnya perkembangan emas, hingga saat ini masih menjadi jenis logam mulia yang sangat berharga. Demikian informasi tentang emas dan sejarah di baliknya. Jika Anda tertarik dengan informasi-informasi mengenai emas atau pertambangan emas, Anda bisa membaca artikel-artikel dari PT. Agincourt Resource di sini.